Setelah sadar mrs. Emma sudah ada di sampingku. Aku bingung dan tidak tahu apa yang baru sàja terjadi. Kemudian mrs. Emma bertanya padaku "Samara, Apa kau baik baik saja? Apa yang kau lihat?" "A-Akku.... Tidak terlalu ingat! Yang aku tahu aku melihat perempuan dan aku pingsan." Jawabku dan mrs. Emma langsung berkata "Aku harap ini tidak seperti dulu lagi" "Apa maksudnya?" Tanyaku. Belum sempat di jawab seorang perawat datang dan mengantarkanku menuju kamar. Aku merasa lupa dengan yang terjadi padaku tadi, aku bahkan hampir lupa siapa dan dimana aku. Setelah sampai di kamar, aku melihat perempuan misterius yang aku temui sebelum perkenalan diri saat makan malam. Namanya Elssa, Ayah & ibunya meninggal saat usianya 10 tahun. Sejak itu dia tinggal di asramah ini. Setelah perawat itu keluar dari kamar aku langsung bertanya. "Apa maksud dari yang kemarin malam? Dan siapa mereka?" "2 orang tersebut adalah perempuan yang meminta pertolonganmu. Mereka adalah Luna dan Lucy, mereka kakak beradik yang meninggal 50 tahun lalu." Jawabnya. "Kenapa mereka mengikutiku?" "Mereka sudah memilihmu sebagai pendaping mereka. Mereka memilihmu karena kau orang yang sama seperti mereka"...... Aku hanya terdiam dan bàru sadar jika Elssa adalah seorang indigo. Dia telah pindah ke seluruh kamar di asramah ini, karena semua teman sekamarnya selalu ketakutan ketika malam hari tiba sebab Elssa selalu bercerita tentang hal yang berbau mistis. Hingga dia di pindahkan ke kamar yang hanya dia sendiri yang menempati kamar itu sebelum aku masuk ke asrama. Kemudian tak lama kemudian seorang suster mengetuk pintu dan menyuruhku untuk ke ruang mrs. Emma. Tanpa menunggu lama aku langsung berdiri dan menuju ke ruangan tersebut. Saat masuk ruangannya sangat luas dengan rak buku yang berjajar dan koleksi buku kuno yang tertata rapi. Mrs. Emma menyuruhku duduk di kursu yang yang di penuhi ukiran kuno dan berwarna emas. "Samara, aku tahu kau baru kemarin ada disini dan belum mengenal banyak teman. Tetapi aku melihat kelebihan darimu. Kau memiliki hal yang sangat harus dijaga di dalam dirimu. Ada 2 perempuan yang memilihmu sebagai pendamping. Dan mereka akan melindungimu jika kau ada masalah. Dan aku ingin kau menyelesaikan tugas pertamamu yang kuberikan secara langsung dan tidak semua orang dapat menerima tugas ini! Aku memberimu gulungan yang menjadi misteri dan kunci menuju ruang rahasia di asramah ini, yang bahkan tidak aku ketahui." "Mrs Emma, kalau aku boleh tahu apa itu ruang rahasia?" Tanyaku. "Menurut kepercayaan kakakku sebagai kepala asramah ke-1, Ruang tersebut diciptakan untuk menyimpan semua sejarah tentang semua yang tetjadi 50 tahun lalu." Aku langsung teringat tentang Luna & Lucy yang meninggal 50 tahun lalu. "Kami harap bisa menemukan ruang tersrbut dan mengungkap kematian 2 bersaudara yang hingga kini belum terselesaikan" lanjutnya. "Apa ini tentang Luna & Lucy?" Tanyaku heran "Iya, kau benar Pasti Elssa yang memberitahu tentang mereka." Kemudian aku langsung memberi salam dan keluar ruangan.....
°°°Bersambung°°°
Kamis, 12 Juni 2014
Kamis, 01 Mei 2014
Asramah Berhantu part. 1
Namaku Samara. Umurku 14 tahun. Aku dibesarkan oleh ayah dan nenekku. Ibuku tidak sayang padaku, dia menganggapku seperti HANTU. Aku memiliki 3 adik yang menganggapku seperti orang asing bukan seperti kakak mereka sendiri. Setiap malam aku harus tidur di loteng. Sepi, Dingin dan Tikus yang berkeliaran menjadi teman sehari-hari. Sejak kecil aku tidak pernah disayang oleh ibu seperti adikku. Suatu ketika, saat ibu sedang pergi dengan ayah, dan nenek pergi untuk membeli makanan, aku diberi tugas oleh ayah untuk menjaga 3 adikku. Malam itu hujan mulai turun dan petir menggelegar. Mereka bertiga sedang bermain dengan mainannya masing masing. Tiba-tiba sesosok bayangan muncul dengan membawa sebuah pisau. Mereka mulai ketakutan dan aku berusaha melindungi mereka dan....................... "Tidak!!" .... "Aaaaa...!!"
Semua sudah terlambat. Aku menjadi saksi pembunuhan yang dilakukan oleh pamanku sendiri. Ibu kemudian menjadi lebih sadis kepadaku. Dia bahkan menganggapku sebagai PEMBUNUH!! Kemudian Nenekku menitipkanku di sebuah asramah khusus perempuan yang menurutku tempat seperti itu adalah surga di dunia. Nenek mengantarkanku hingga di depan gerbang asramah, dan seorang suster datang untuk mengantarkanku hingga ke kamar. Aku sempat melihat nenek yang menangis melihat aku pergi, tetapi nenek bilang ini untuk kebaikankudan juga ibu. Saat aku melihat gedung asrama tersebut aku merasa gedung tersebut sudah lama berdiri. Tetapi sebelum menujuke kamar aku diharuskan untuk memperkenalkan diri dengan murid lain saat makan malam. Saat aku melewati seorang berambut hitam panjang dia berkata padaku
"Ada 2 perempuan yang ikut berjalan dibelakangmu!" Aku langsung 5erkejut dengan perkataannya, lalu aku bertanya ”Siapa mereka?“. Gadis itu tidak sempat membalas kata kataku, karena kepala asrama bernama Mrs. Emma untuk memperkenalkan diri diri didepan murid asramah.
Setelah selesai, Mrs Emma menyuruhku untuk pergi kekamar nomor 101 untuk istirahat dan bersiap untuk belajar besok. Lorong lotong dan ruangan ruangan aku lewati dengan rasa ketakutan, aku merasa seperti ada 2 orang yang mengikutiku dari belakang. Setelah sampai didepan pintu kamar, aku terkejut mendengar sebuah suara perempuan "Tolong aku!! Tolong kami berdua!!" Dengan cepat aku menengok belakangku, tetapi aku tidak melihat seorangpun disana. Aku mulai merasa ketakutan setengah mati, rasanya tangan dan kakiku tidak bisa digerakkan. Tetapi saat aku melihat pintu kamar, aku merasa seperti akan ada yang keluar. Aku sangat panik tetapi aku tidak bisa lari atau menghindar. Saat pintu terbuka, aku melihat sesosok perempuan dengan baju putih dan rambut hitam panjang terurai menutupi wajahnya. Spontan aku langsung berteriak, tetapi tidak ada yang mendengar. Perlahan lahan perempuan itu semakin mendekat, aku mulai merasa lemas dan akirnya aku pingsan dan dibawa ke ruang kesehatan......
°°°Bersambung°°°
Semua sudah terlambat. Aku menjadi saksi pembunuhan yang dilakukan oleh pamanku sendiri. Ibu kemudian menjadi lebih sadis kepadaku. Dia bahkan menganggapku sebagai PEMBUNUH!! Kemudian Nenekku menitipkanku di sebuah asramah khusus perempuan yang menurutku tempat seperti itu adalah surga di dunia. Nenek mengantarkanku hingga di depan gerbang asramah, dan seorang suster datang untuk mengantarkanku hingga ke kamar. Aku sempat melihat nenek yang menangis melihat aku pergi, tetapi nenek bilang ini untuk kebaikankudan juga ibu. Saat aku melihat gedung asrama tersebut aku merasa gedung tersebut sudah lama berdiri. Tetapi sebelum menujuke kamar aku diharuskan untuk memperkenalkan diri dengan murid lain saat makan malam. Saat aku melewati seorang berambut hitam panjang dia berkata padaku
"Ada 2 perempuan yang ikut berjalan dibelakangmu!" Aku langsung 5erkejut dengan perkataannya, lalu aku bertanya ”Siapa mereka?“. Gadis itu tidak sempat membalas kata kataku, karena kepala asrama bernama Mrs. Emma untuk memperkenalkan diri diri didepan murid asramah.
Setelah selesai, Mrs Emma menyuruhku untuk pergi kekamar nomor 101 untuk istirahat dan bersiap untuk belajar besok. Lorong lotong dan ruangan ruangan aku lewati dengan rasa ketakutan, aku merasa seperti ada 2 orang yang mengikutiku dari belakang. Setelah sampai didepan pintu kamar, aku terkejut mendengar sebuah suara perempuan "Tolong aku!! Tolong kami berdua!!" Dengan cepat aku menengok belakangku, tetapi aku tidak melihat seorangpun disana. Aku mulai merasa ketakutan setengah mati, rasanya tangan dan kakiku tidak bisa digerakkan. Tetapi saat aku melihat pintu kamar, aku merasa seperti akan ada yang keluar. Aku sangat panik tetapi aku tidak bisa lari atau menghindar. Saat pintu terbuka, aku melihat sesosok perempuan dengan baju putih dan rambut hitam panjang terurai menutupi wajahnya. Spontan aku langsung berteriak, tetapi tidak ada yang mendengar. Perlahan lahan perempuan itu semakin mendekat, aku mulai merasa lemas dan akirnya aku pingsan dan dibawa ke ruang kesehatan......
°°°Bersambung°°°
Langganan:
Postingan (Atom)